
Bun, tahu nggak? Berdasarkan data FAO dan BPS, konsumsi ikan dan protein hewani anak Indonesia masih tergolong rendah. Padahal, negeri kita ini kaya banget dengan sumber protein — dari ikan, ayam, telur, sampai hasil laut yang segar. Tapi faktanya, banyak anak justru lebih sering mengonsumsi makanan instan, tinggi garam, dan rendah nutrisi. 😔
Menurut FAO (Food and Agriculture Organization), rata-rata konsumsi ikan di Indonesia hanya sekitar 43 kg per kapita per tahun, masih di bawah negara tetangga seperti Jepang dan Malaysia. Sementara itu, survei BPS dan Kemenkes juga menunjukkan banyak anak usia sekolah belum mencapai kebutuhan protein harian yang direkomendasikan.
Kenapa bisa begitu ya, Bun?
1. Faktor kebiasaan makan sejak kecil
Banyak anak belum terbiasa dengan aroma atau tekstur ikan. Kadang, saat pertama kali mencoba, mereka langsung menolak karena “amis” atau “aneh”. Akibatnya, orang tua pun jadi menyerah duluan. Padahal kalau dikenalkan dengan cara yang menyenangkan, rasa ikan bisa jadi favorit anak loh!
2. Minimnya pilihan olahan yang praktis dan aman
Bunda pasti paham banget: menyiapkan ikan segar setiap hari itu butuh waktu dan tenaga ekstra. Harus dibersihkan, dibumbui, dimasak dengan cara yang tepat agar anak mau makan. Nah, di sinilah tantangannya — antara pengin anak makan sehat, tapi waktu di dapur terbatas banget 😅
3. Stigma “ikan itu amis dan ribet”
Banyak keluarga yang akhirnya lebih memilih lauk cepat saji. Padahal, kalau tahu cara pengolahan yang benar dan pilih produk yang bersih, ikan bisa jadi sumber protein yang lezat, lembut, dan disukai anak-anak.
Solusi dari D’MAMAM 💛
D’MAMAM hadir sebagai solusi pangan sehat berbasis protein hewani untuk anak — tanpa ribet, tanpa kompromi pada gizi.
Produk-produk seperti Fish Nugget (Patin), Bakso Ikan Dori, hingga Sate Lilit D’MAMAM dibuat dari ikan segar pilihan yang kaya omega-3 dan protein, tapi tetap lembut dan aman untuk anak.
Setiap produk tanpa MSG, tanpa pengawet, dan bersertifikat Halal & BPOM, jadi Bunda nggak perlu khawatir soal kualitas maupun keamanannya. Rasanya juga disesuaikan dengan lidah anak Indonesia — lembut, gurih alami, dan tidak amis.
Lewat produk-produk ini, D’MAMAM ingin bantu setiap keluarga Indonesia menanamkan kebiasaan makan bergizi sejak dini. Karena tubuh kecil butuh protein besar untuk tumbuh optimal, aktif, dan cerdas 💪
Yuk, Mulai dari Piring Anak!
Kebiasaan makan sehat nggak harus dimulai dari hal besar. Cukup dari satu piring lauk bergizi di rumah.
Bunda bisa mulai dari mengganti lauk olahan instan dengan produk D’MAMAM yang lebih sehat, lebih jujur, dan tetap praktis disajikan.
Kalau Bunda mau tahu produk mana yang paling cocok untuk si kecil — bisa chat langsung ya 👇
📱 WA Ina: 081290020905
