
Bun, waktu adzan maghrib berkumandang itu rasanya campur aduk ya… lega, haru, sekaligus laper banget 😅 Apalagi kalau si kecil baru belajar puasa. Biasanya begitu dengar “Allahu Akbar”, langsung bilang, “Aku mau makan ini, itu, semuanya!”
Tapi… justru di momen inilah kita perlu lebih bijak.
Perut anak yang seharian kosong itu ibarat mesin yang baru dinyalakan lagi. Jadi jangan langsung diisi makanan berat ya, Bun. Supaya nggak kaget, nggak begah, dan nggak berujung mual.
✨ Kuncinya: pola makan bertahap.
1️⃣ Awali dengan yang ringan dulu
Mulai dari air putih hangat atau air mineral, lalu camilan ringan yang tetap ada gizinya. Di sini Bunda bisa kasih Teri Crispy D’MAMAM (ori atau keju) 🤍
Ukurannya kecil, teksturnya renyah tapi tetap ringan di perut. Dari ikan teri asli, jadi bukan cuma ngemil… tapi tetap ada protein hewani dan kalsium. Cocok banget jadi “jembatan” sebelum masuk ke makanan utama.
Daripada langsung gorengan berat atau makanan manis berlebihan, camilan kaya protein seperti ini bikin energi naik perlahan tanpa bikin perut kaget.
2️⃣ Lanjut ke protein hewani porsi kecil
Setelah 15–30 menit, baru deh masuk ke makanan yang lebih mengenyangkan. Tapi tetap jangan langsung nasi sepiring penuh ya, Bun.
Coba mulai dari lauk proteinnya dulu dalam porsi kecil, misalnya:
🤍 Mini Beef Patty – lembut, juicy, tinggi protein dan zat besi.
🤍 Sate Lilit Ayam – aromanya wangi rempah, teksturnya empuk.
🤍 Udang Keju – gurihnya dapet, tapi tetap praktis dan anak-friendly.
Protein hewani ini penting banget saat anak puasa. Kenapa? Karena membantu mengembalikan energi, menjaga massa otot, dan bikin anak nggak gampang lemas saat lanjut aktivitas malam seperti tarawih.
Dan yang bikin tenang, semua varian D’MAMAM tanpa MSG & pengawet, jadi Bunda nggak perlu khawatir soal tambahan yang nggak perlu 🤍
3️⃣ Baru tambahkan karbohidrat secukupnya
Setelah perut “bangun” pelan-pelan, baru deh tambahkan nasi atau sumber karbo lainnya. Biasanya di tahap ini anak sudah lebih tenang makannya dan nggak kalap.
Pola bertahap seperti ini bikin:
✔ Perut lebih nyaman
✔ Anak nggak begah
✔ Energi stabil sampai malam
✔ Nggak drama sakit perut setelah buka
Bun, yang sering terjadi justru bukan karena anaknya nggak kuat puasa… tapi karena pola bukanya kurang tepat. Terlalu manis, terlalu berat, atau terlalu cepat.
Ramadhan itu bukan soal menu mewah, tapi soal cara kita menjaga tubuh kecil mereka tetap nyaman 🤍
Kalau Bunda lagi cari menu praktis untuk buka puasa yang tetap tinggi protein hewani dan aman untuk anak, D’MAMAM siap jadi penolong di dapur.
Mau lihat varian lengkap Teri Crispy, Sate Lilit, Mini Beef Patty, atau Udang Keju?
Langsung chat WA Ina di 081290020905 ya, Bun 🤍
Nanti Ina bantu rekomendasikan sesuai usia dan kebutuhan si kecil.
Supaya buka puasanya nggak cuma kenyang…
tapi juga nyaman dan penuh perhatian 💛
